Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Juni 2017

BUKU DAN SEKITARKU

Dari kondisi rak buku yang semakin lama  semakin bertumpuk dan ludes dibaca,teman-teman kadang merasa heran dan bertanya. "kok bisa ya... kamu baca buku setebal ini?". kadang saya hanya tersenyum saat merespon pertanyaan seperti ini. Menurut saya, sebagai manusia kita harus banyak belajar untuk bisa menjalani hidup karena kehidupan kita akan terus berlanjut dan berubah seiring perjalanan waktu. Kalau kita tidak belajar, bagaimana kita bisa bertahan menghadapi tantangan zaman.

Menurut saya sih, selain belajar di sekolah, kita juga bisa belajar dari pengalaman.  Baik itu pengalaman pribadi ataupun pengalaman orang lain. Untuk tau pengalam pribadi kan gampang tinggal merenungi kejadian di masa lalu tuk dijadiakn pelajaran kedepannya, yang agak susah sih yang belajar dari pengalaman orang lain. syaratnya cuma satu, "belajarlah untuk jadi pendengar yang baik" dan jangan malu bertanya saat ada cerita/pengalaman yang kamu belum fahami.  Nah,  jika teman-teman termasuk dalam kategori orang pemalu, terkadang untuk belajar di sekolah dan belajar dari pengalaman orang lain sangat sulit karena harus berinteraksi dengan orang lain fan bertanya tentang hal-hal yang mereka ceritakan. Jangankan mau bertanya, memulai bicara saja kadang lidah kita sudah mulai kaku dan kelu.  Maka solusi lain yang bisa dijadikan alternatif adalah dengan belajar melalui kegiatan membaca. salah satu caranya dengan membaca buku yang agak ringan, seperti novel, roman, puisi atau membaca artikel dan berita di koran. Akan banyak pelajaran dan manfaat yang bisa kamu dapat dari kegiatan membaca, salah satunya kamu bisa menjrlajahi bumi ini lewat buku.

Bagi kalian yang aktif di media sosial, bahan untuk membaca bisa lebih bervariatif lagi, selain dari artikel di blog dan website bisa juga membaca postingan teman-teman kamu di medsos sepeti di FACEBOOK, Twitter, path, dll. Ksrena seksrang medsos bukan hanya berfungsi untuk post status pribadi taju sudah banyak jugs yang menjadikannya sebagai tempat uji coba kemampuan menulis dan mengolah kata. Tinggal kamu pilah dan pilih saja mana bahan bacaan yang cocok dan kamu butuhkan.


Jadi sekarang tak perlu heran lagi jika mendapati saya baca buku tebal kan??
#mariMembaca

Selasa, 21 April 2015

TIPE PEMBACA BUKU



Merasa belum kenal dengan buku? Lah… kok bisa? Berarti waktu sekolah SD ga pake dong……
Setiap orang sudah terbiasa berinteraksi dengan buku. Bahkan sejak masih duduk di bangku TK dan SD buku menjadi sahabat yang akrab dengan status penghun i tas yang paling setia dibandingkan peralatan sekolah lainnya. Tapi yang ingin saya tanyakan sekarang : “sejak lulus SMA apakah buku masih berstatus sebagai penghuni tas anda yang paling setia?”
Banyak diantara kita yang menjadikan buku hanya sebagai pelengkap saat sekolah atau bahkan kuliah saja. Tak jarang membeli buku hanya untuk menghiasi rak-rak buku yang masih kosong, atau hanya sebagai bahan bacaan wajib saat kuliah, bahkan kadang ada buku yang sudah di beli sejak awal tahun lalu sampai sekarang masih terbungkus rapi lantaran tak pernah disentuh.
Sebenarnya niat baca ngga sih?
Banyak diantara kita yang menjadikan buku hanya sebagai pelengkap saat  sekolah atau bahkan kuliah saja. Tak jarang membeli buku hanya untuk menghiasi rak-rak buku yang masih kosong, atau hanya sebagai bahan bacaan wajib saat kuliah, bahkan kadang ada buku yang sudah di beli sejak awal tahun lalu sampai sekarang masih terbungkus rapi lantaran tak pernah disentuh. Sungguh Terlalu >>>>> sebenarnya niat baca ngga sih…..???
 Ada lagi sebagian orang yang sangat rajin beli buku dan memulai membaca buku tapi sampai 2 atau 3 bulan buku yang di bacanya tidak kelar-kelar juga, bahkan tak jarang orang yang tipe seperti ini menjadikan buku sebagai pengantar tidur saja. Kadang setelah berbulan-bulan buku tersebut sudah kusut dan robek dibeberapa bagian bukan karena sudah berkali-kali dibaca tetapi sudah berkali-kali dijadikan alas tidur akhirnya ganti buku baru lagi karena alasan sudah bosan….. ini sih namanya tipe Lemot >>>> hemmm ini sih namanya penganiyayaan terhadap buku…….. sisi hal lain dari tipe pembaca yang ini, terkadang mereka memiliki stok buku yang banyak dan bahkan ada beberapa yang sudah lusuh namun sayangnya hanya 3 dari 10 buku yang dimilikinya yang selesai dibaca dari awal sampai akhir.
Terus ada  lagi  orang yang tipe penggila buku. setiap ada buku baru atau pameran buku ia tak pernah  alpa. Bahkan dalam setiap bulan ada saja buku baru yang dibelinya,  dan  setiap buku baru yang dibelinya itu tak pernah bertahan lama di rak karena ia  selalu penasaran dengan isi buku-buku yang dibaru dibelinya. Sayangnya untuk tipe yang ini jumlahnya hanya sedikit jika di bandingkan dengan yang pertama dan yang kedua. Bahkan semakin hari semakin sedikit saja jumlahnya karena kemajuan tekhnologi sekarang ini, yang kadang menggeser kedudukan buku sebagai sumber bacaan utama. yuuuukk mari…..save buku lovers……
 Bahkan untuk kategori akutnya tipe ke tiga ini, kadang mereka tak mau masuk ke toko buku atau  bahkan hanya sekedar lewat di depan  toko buku saja mereka tak mau. Alasannya  sangat sederhana sekali….. mereka tak mau sakit hati liat buku baru dan menarik tapi sayang dompet lagi tak berisi.
Tipe lainnya dan mungkin hampir mirip dengan  tipe pembaca yang ketiga adalah orang yang suka baca buku namun jarang beli buku. Tipe yang ini juga kadang membuat jengkel tipe ketiga karena kadang mereka semangat dan sering meminjam buku pada buku lovers namun sayangnya suka telat mengembalikannya. Nah..... lo…… bukunya dikemenain???  Sebenarnya untuk tipe yang ini harusnya bisa berteman baik dengan pembaca tipe lemot selain bisa memberikan motivasi tipe ini juga bisa menghabiskan stok-stok buku tipe  lemot yang sudah mulai berdebu.
Dari semua tipe yang disebutkan berusahalah untuk menjadi tipe buku lovers yang selalu berusa mencari bahan bacaan baru namun perlu diperhatikan juga jangan sampai pada tahap akut. Jika belum bisa bisa mencapai tipe buku lovers paling tidak anda menjadi tipe terakhir namun perlu juga diperhatikan buku-buku orang lain yang telah anda pinjam mestinya harus dikembalikan teppat waktu. 
Bisa dibayangkan jika saja waktu SD dulu kita tidak memiliki buku, jadinya mungkin sekarang ini kita tidak akan mampu membaca dan dan menuliskan status di akun sosial media yang kita miliki sekarang ini.  Bahkan akaun-akun tersebut pun tidak akan bisa kita aktifkan ***NH***

Minggu, 22 Februari 2015

antara BUKU dan SEKITARKU

Ketika melihat tumpukan buku tebal diatas meja belajar, mungkin bagi sebagian orang bisa memicu kita agar bisa cepat mengantuk, palagi jika orang tersebut bukanlah "penikmat buku"  alias phobi buku karena baru membaca 2-3 lembar halaman saja kantuk sudah menyerangnya. Sayangnya hal ini tidak berlaku untuksaya dan mungkinbeberapa teman yang menjadikan buku sebagai media hiburan dan menjelajahi dunia.
Buku adalah sumber  dari segala ilmu pengetahuan, karena tanpa buku kita tidak akan bisa mengetahui dan bahkan menilai apapu disekitar kita. Bahkan tak sedikit orang terpelajar yang mengatakan bahwa buku  adalah jendela  dunia, bagaimana tidak?? kita bisa mengintip banyak hal tentang dunia luar hanya dengan duduk manis dibelakang sebuah buku yang menggambarkan dan menceritakan dunia luar.

meskipun di abad digital sekarang ini dunia buku (dalam bentuk fisik) belum kehilangan pamornya karena memiliki daya tarik tersendiri. selain karena buku bisa dijadikan sebagai hadiah, buku juga bisa dijadikan bahan referensi yang  bisa disimpan dalam waktu yang lama. selain itu bagi saya sendiri dengan buku saya bisa menambah teman baik itu didunia maya maupun di  dunia nyata.  buku tbisa menjadi pengisi waktu luang dan ketika  saya suntuk buku bisa memberikan hiburan dengan caranya sendiri. Bahkan pernah gara-gara keasyikan baca buku  saya hampir terkunci di perpustakaan sekolah, untungnya petugas perpustakaan melihat ujung  sepatuku disudut  rak sebelum ia mengunci pintu.